Menyongsong ICEBEF 4th International Conference, Bandung β 4 November 2025
Dalam era transformasi digital yang kian pesat, tantangan utama dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan terletak pada bagaimana teknologi dapat benar-benar menjangkau dan memberdayakan komunitas akar rumput. Salah satu pendekatan yang kini mulai memperoleh perhatian akademik dan kebijakan adalah kewirausahaan berbasis komunitas (community-based entrepreneurship) yang terintegrasi dalam ekosistem bisnis digital. Pendekatan ini tidak hanya menjawab isu pemerataan akses digital, tetapi juga membangun model ekonomi regeneratif yang berbasis solidaritas, partisipasi, dan nilai-nilai lokal.
Sejalan dengan urgensi tersebut, makalah berjudul:
“Empowering Community-Based Entrepreneurship through Digital Business Ecosystems: A Qualitative Exploration of Digital Inclusion and Innovation in Grassroots Enterprises”
telah disiapkan untuk dipresentasikan dalam forum ICEBEF 4th International Conference yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 November 2025 oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Konferensi ini mengusung tema besar βArtificial Intelligence (AI) and Digital Innovation for Competitive and Sustainable Global Economy.β
π Ruang Lingkup Makalah
Makalah ini merupakan hasil studi kualitatif yang mendalami peran digitalisasi dalam memperkuat daya saing pelaku usaha komunitas, khususnya di desa-desa, pesantren, dan lingkungan UMKM yang berbasis sosial. Fokus utama penelitian adalah pada bagaimana ekosistem bisnis digital dapat menjadi katalisator bagi:
-
Inklusi digital bagi pelaku usaha kecil,
-
Inovasi sosial berbasis budaya dan konteks lokal,
-
Kemandirian ekonomi komunitas,
-
Serta penguatan modal sosial dalam menghadapi disrupsi pasar.
Dalam studi ini, kewirausahaan komunitas tidak hanya diposisikan sebagai unit ekonomi, melainkan sebagai entitas sosial yang menyerap, mengolah, dan mengadaptasi teknologi secara kolektif.
π§© Studi Kasus dan Temuan Awal
Penelitian mengambil tiga studi kasus utama di Kabupaten Karawang yang telah lama menjadi lokasi penerapan Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK):
-
Pusat Pelatihan Pertanian dan Peternakan Bale Pare β wadah inovasi pertanian komunitas berbasis pengetahuan lokal dan digitalisasi produksi.
-
Radio Komunitas NH FM Karawang β media komunitas yang menjalankan fungsi literasi ekonomi dan advokasi sosial berbasis siaran interaktif.
-
Portal Karawang Info β platform digital jurnalisme warga yang mendukung promosi UMKM, pengawasan kebijakan lokal, dan edukasi komunitas.
Ketiga entitas ini telah membentuk semacam ekosistem mikro digital yang memperlihatkan bagaimana digitalisasi dapat tumbuh dari bawah ke atas (bottom-up), bukan sekadar diimpor dari luar.
π¬ Signifikansi Akademik dan Praktis
Makalah ini bertujuan untuk berkontribusi dalam diskursus global tentang kewirausahaan inklusif dan ekonomi digital berbasis komunitas, dengan menawarkan perspektif berbasis praktik dan akar lokal. Konsep yang ditawarkan menggabungkan:
-
Dimensi konseptual: Integrasi teori kewirausahaan sosial, literasi digital, dan transformasi komunitas.
-
Dimensi metodologis: Studi kualitatif berbasis partisipatif dan etnografi mini di komunitas dampingan.
-
Dimensi praktis: Rekomendasi replikasi model di konteks komunitas lain di Asia Tenggara dan Global South.
Makalah ini juga memperkuat narasi bahwa digitalisasi bukan sekadar persoalan perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga tentang nilai, relasi, dan partisipasi dalam membangun masa depan ekonomi yang lebih adil.
π― Harapan dari Partisipasi Konferensi
Partisipasi dalam konferensi internasional ini memiliki beberapa tujuan strategis:
-
Mempublikasikan praktik baik lokal ke dalam diskursus akademik global,
-
Mendapatkan masukan lintas negara atas validitas dan adaptabilitas model MKK dalam konteks internasional,
-
Membangun jejaring akademik dan praktisi yang memiliki concern pada transformasi ekonomi berbasis komunitas dan teknologi.
Melalui forum ini, diharapkan model manajemen kewirausahaan komunitas yang telah dikembangkan secara kontekstual di Indonesia dapat memperoleh pengakuan sebagai kerangka konseptual baru yang relevan dengan tantangan zaman digital dan pembangunan berkelanjutan.
π Publikasi & Tindak Lanjut
Makalah yang dipresentasikan akan diterbitkan dalam proceedings internasional ber-ISSN, dan rencananya akan disiapkan versi lanjutannya untuk dikirim ke jurnal bereputasi internasional. Hal ini juga sejalan dengan upaya pengembangan Model MKK ke tingkat akademik yang lebih tinggi, serta bagian dari proses pemajuan sains terapan berbasis praktik.


Hubungi Kami