Akademisi Turun ke Bumi: Ilmu yang Membumi, Desa yang Mandiri
Dari Gotong Royong ke Teori Global: CBEM sebagai Kontribusi Epistemologis dari Indonesia untuk Dunia
Empowering Community-Based Entrepreneurship through Digital Business Ecosystems
Gerakan Koperasi Desa dalam Perspektif Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK)
Mendorong Kewirausahaan di Perguruan Tinggi: Paradigma Baru untuk Universitas Inovatif
🌱 Telah Terbit! Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas Strategi Inovatif Pembangunan Sosial-Ekonomi Desa Berbasis Komunitas dan Digitalisasi
Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas: Strategi Inovatif Pembangunan Sosial-Ekonomi Desa Berbasis Komunitas dan Digitalisasi
🖋️ Oleh: Dr. H. Rohmat Sarman, S.E., M.Si.
📘 Buku Ini Bukan Sekadar Teori — Ia Tumbuh dari Desa, Untuk Desa
Kami dengan bangga mempersembahkan karya terbaru Dr. Rohmat Sarman yang lahir dari lebih dari satu dekade keterlibatan langsung dalam pemberdayaan masyarakat desa: dari sawah di Karawang hingga ruang digital komunitas, dari pelatihan pertanian organik hingga siaran radio komunitas.
Buku ini menyuguhkan Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK) — kerangka teoritis baru yang orisinal dan terbukti dalam praktik. MKK bukan teori menara gading; ia lahir dari interaksi nyata bersama petani, pemuda desa, ibu rumah tangga, dan relawan media komunitas.
💡 Apa Itu Model MKK?
MKK adalah kerangka manajerial partisipatif yang menjawab kebutuhan pembangunan desa berbasis potensi lokal, solidaritas sosial, dan digitalisasi. Ia mengintegrasikan:
-
Nilai-nilai lokal: gotong royong, musyawarah, kepercayaan
-
Usaha kolektif: koperasi, media komunitas, forum warga
-
Teknologi digital: untuk distribusi informasi dan penguatan partisipasi
-
Prinsip regeneratif: mencetak kader muda dan struktur sosial berkelanjutan
Teori yang Tidak Lahir dari Konteks: Antara Rasionalitas, Dominasi, dan Relevansi Nyata
Menghidupkan GKM dengan Semangat Kewirausahaan Komunitas: Jalan Menuju Budaya Mutu di Universitas Pasundan
CBEM sebagai Living Theory: Terbuka untuk Diuji, Dikritik, dan Dikembangkan
Membangun Ilmu dari Praktik, Menjaganya Tetap Hidup Lewat Uji Lapangan
Tidak semua teori ditulis untuk disimpan. Beberapa teori ditulis untuk dihidupkan, dihidupi, dan terus diolah bersama masyarakat. Itulah semangat utama dari Community-Based Entrepreneurial Management (CBEM) atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK)—sebuah teori yang tidak lahir dari asumsi, tapi dari pengalaman warga, dan karena itu pula tidak boleh berhenti di meja penulisnya.
CBEM adalah living theory—sebuah teori yang bersumber dari praktik nyata, diuji di medan sosial, dan selalu terbuka untuk dikritik, dikembangkan, dan direplikasi dalam konteks yang berbeda-beda.









Hubungi Kami