Dari Lapangan ke Ranah Akademik: Narasi Teoretik Model MKK/CBEM
Dalam perjalanan panjang saya mendampingi komunitas desa selama lebih dari satu dekade, saya menemukan bahwa kekuatan desa sesungguhnya tidak hanya terletak pada sumber daya alam atau bantuan eksternal, melainkan pada nilai-nilai sosial, solidaritas, dan kapasitas warga itu sendiri. Melalui pengalaman mendalam di lapangan—mulai dari pelatihan pertanian organik, penguatan radio komunitas, hingga pembentukan forum digital warga—saya perlahan mulai menyusun kerangka konseptual yang kelak menjadi fondasi dari Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK), atau dalam terminologi internasional: Community-Based Entrepreneurship Management (CBEM).
🔍 Teori yang Tumbuh dari Bawah
Berbeda dari teori yang dibangun dari ruang seminar, MKK/CBEM merupakan refleksi dari praktek sosial nyata yang dijalani warga desa. Ia berangkat dari pengalaman kolektif dan transformasi lokal yang kemudian dikristalisasi dalam bentuk kerangka ilmiah. Pendekatan ini sejalan dengan gagasan Paulo Freire tentang praxis—bahwa teori sejati lahir dari dialektika antara refleksi dan aksi.
Teori MKK bukan sesuatu yang saya “ciptakan” dalam pengertian individualistik, melainkan hasil dari pembelajaran bersama warga desa, yang kemudian saya dokumentasikan, evaluasi, dan strukturkan dalam format akademik agar dapat direplikasi dan diuji oleh komunitas lain maupun kalangan akademisi.
Hubungi Kami