🌍 #SeriIlmiahMKK | Replikasi Adaptif: Studi dari Pasirkaliki ke Desa-Desa Lain
Oleh: Dr. H. Rohmat Sarman, S.E., M.Si.
Salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan komunitas adalah bagaimana mereplikasi keberhasilan tanpa menjadikannya dogma. Model Manajemen Kewirausahaan Komunitas (MKK) saya kembangkan bukan sebagai paket program seragam, melainkan sebagai kerangka kerja yang lentur—yang memungkinkan warga menyesuaikan proses sesuai dengan konteks, nilai, dan sumber daya lokal.
Studi dari Desa Pasirkaliki di Karawang menjadi titik mula, tapi tidak berhenti di sana. Model ini terus diuji dan disesuaikan di berbagai desa lain, dari pesisir hingga perdesaan pertanian, dari komunitas adat hingga kawasan urban pinggiran.
🧭 Dari Pasirkaliki: Titik Awal yang Memandu
Di Pasirkaliki, saya memulai pendekatan MKK dengan membentuk forum warga yang memetakan potensi lokal: limbah organik, komunitas petani muda, serta aset sosial seperti masjid dan kelompok ibu-ibu pengajian. Pelatihan produksi kompos dan pertanian terpadu kemudian dikembangkan, dilanjutkan dengan pembentukan usaha kolektif dan penguatan kader muda.
Hasilnya bukan hanya berupa peningkatan pendapatan warga, tetapi juga terbentuknya pola baru hubungan sosial—lebih setara, gotong royong, dan adaptif terhadap perubahan.
Hubungi Kami